Perbandingan Harga BBM di Indonesia dengan 6 Negara Ini, Mana Lebih Murah?

Ilustrasi BBM. (Foto: Pixabay)

Editor: Putri - Kamis, 4 Agustus 2022 | 15:45 WIB

Sariagri - PT Pertamina (Persero) menaikkan harga tiga jenis bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi. Penyesuaian harga BBM dalam rangka implementasi Kepmen ESDM No. 62 K/12/MEM/2020.

Saat ini harga Pertamax Turbo di Jakarta naik menjadi Rp17.900/liter dari semula Rp16.200/liter. Sementara harga Dexlite naik menjadi Rp17.800/liter sebelumnya seharga Rp15.000/liter. Harga Pertamina Dex menjadi Rp18.900/liter dari seharga Rp16.500/liter.

Salah satu faktor yang memengaruhi harga BBM adalah harga minyak mentah dunia. Lebih dari setengah harga BBM dipengaruhi oleh harga minyak mentah dunia. Sedangkan sisa harga dibagi rata antara biaya pemurnian, pemasaran dan distribusi, dan pajak.

Jadi bagaimana harga BBM di negara lain? Lebih mahal atau lebih murah? Berikut penjelasannya mengutip Global Petrol Prices.

1. Hong Kong

Harga rata-rata BBM di Hong Kong selama periode 25 April 2022 hingga 1 Agustus 2022 adalah 23,25 dolar Hong Kong (Rp44.186) per liter. Harga tersebut adalah untuk bensin oktan-98 karena bensin oktan-95 saat ini tidak dijual di Hong Kong.

Pengecer bahan bakar di Hong Kong mengatakan ada berbagai faktor mengapa harga BBM di Hong Kong begitu tinggi, bahkan tertinggi di dunia. Salah satunya persediaan yang tinggi, pajak pemerintah, gaji dan biaya tanah.

2. Korea Selatan

Harga rata-rata BBM di Korea Selatan saat ini adalah 2.020,66 won Korea Selatan atau sekitar Rp22.981 per liter. Harga BBM di Korea Selatan terus menaik selama delapan tahun terakhir.

Salah satu faktor melonjaknya harga BBM di Korea Selatan disebabkan oleh permintaan global yang meningkat tajam untuk produk minyak bumi. Apalagi saat ini proses normalisasi dari pandemi COVID-19, serta perang berkepanjangan antara Ukraina dan Rusia.

3. Jepang

Harga BBM di Jepang untuk oktan-95 adalah 166.94 yen Jepang atau sekitar Rp18.571 per liter. Pemerintah Jepang menetapkan subsidi BBM setiap minggu jika harga eceran bensin melebihi ambang batas 170 yen.

4. Rusia

Harga rata-rata BBM oktan-95 di Rusia sedikit lebih rendah dari Indonesia, yaitu 51,73 rubel Rusia atau sekitar Rp12.768 per liter. Harga BBM di Rusia terbilang terjangkau, mengingat negara ini adalah penghasil minyak mentah.

Rusia diperkirakan menghasilkan minyak sekitar 10.503.000 barel per hari. Selain itu, Rusia juga menyumbang 10 persen dari produksi minyak global.

Sebagian besar cadangan minyak Rusia berada di Siberia Barat, antara Pegunungan Ural dan Dataran Tinggi Siberia Tengah, serta di wilayah Ural-Volga, memanjang ke Laut Kaspia.

5. Arab Saudi

Harga bensin oktan-95 per liter di Arab Saudi rata-rata 2,33 rial Arab Saudi atau sekitar Rp9.242. Bisa dibilang Arab Saudi "gudangnya bensin" dan menjual BBM dengan harga relatif murah ketimbang negara importir minyak.

Arab Saudi merupakan negara produsen minyak terbesar di antara negara-negara organisasi eksportir minyak dunia atau OPEC. Arab Saudi juga menjadi negara penghasil energi fosil terbesar secara global, walau terkadang tersalip dengan negara lain yaitu Venezuela.

Baca Juga: Perbandingan Harga BBM di Indonesia dengan 6 Negara Ini, Mana Lebih Murah?
Bolehkah Harga BBM Naik Turun? Ini Penjelasannya

6. Malaysia

Malaysia merupakan salah satu negara yang memiliki harga BBM termurah di dunia. Harga bensin oktan-95 di Malaysia berkisar 2.05 ringgit Malaysia atau Rp6.863 per liter.

Menurut berbagai sumber, Pemerintah Malaysia memberikan subsidi bensin oktan-95. Sementara Indonesia memberikan subsidi pada produk BBM dengan nilai oktan lebih rendah yaitu 90 atau Pertalite.

Video Terkait