Minyak Bumi, Sumber Kekayaan Alam yang Berperan Penting Dalam Kehidupan

Ilustrasi - Minyak bumi.(Piqsels)

Penulis: Tanti Malasari, Editor: Nazarudin - Senin, 8 Agustus 2022 | 13:30 WIB

Sariagri - Minyak bumi atau minyak mentah memiliki peranan sangat penting dalam kehidupan manusia. Pasalnya minyak ini merupakan bahan baku dalam dunia pertambangan dan sumber energi, terutama sebagai bahan bakar kendaraan seperti solar, bensin, bensol, dan minyak tanah.

Beberapa negara produsen minyak dan gas bumi terbesar ialah Amerika Serikat, Arab Saudi, Rusia, Kanada, China, dan Indonesia. Adapun daerah penghasil minyak bumi terbesar yang ada di Tanah Air, yaitu Riau. Daerah ini dapat menghasilkan minyak mentah mencapai lebih dari 365 ribu barel per hari. Selain Riau, minyak ini juga dihasilkan di wilayah Kalimantan Timur khususnya di Balikpapan.

Apa itu minyak bumi?

Minyak mentah ini juga dikenal dengan sebutan bahan bakar fosil. Hal ini dikarenakan sebenarnya minyak bumi berasal dari fosil atau pelapukan sisa-sisa berbagai jenis organisme, seperti jasad renik, tumbuhan, dan hewan yang mati, dan mengendap di dasar bumi selama jutaan tahun.

Ketika organisme itu mati, sisa tubuh mereka akan mengendap ke dasar lautan dan tertutup lumpur. Kemudian, akibat tekanan dan temperatur yang tinggi menjadi penyebab berubahnya lumpur itu menjadi lapisan batuan.

Hal inilah mengapa minyak mentah ini termasuk dalam sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui dan ketersediaannya sangat terbatas. Oleh karena penggunaannya harus hemat dan lebih bijak.

Kandungan minyak ini menghasilkan cairan jutaan senyawa kompleks, yang terdiri dari (sekitar 90% hingga 97%) senyawa hidrokarbon. Hidrokarbon utama yang terkandung dalam minyak mentah adalah alkana, dan sisanya adalah sikloalkana, alkena, alkuna, dan senyawa aromatic.

Tak hanya itu, terdapat juga komponen kecil lainnya selain hidrokarbon, seperti senyawa karbon yang mengandung oksigen, belerang, atau nitrogen.

Umumnya, gas alam ini sebagian besar merupakan alkana kadar rendah, antara C1 hingga C4 dan komponen utamanya adalah metana. Selain alkana, ada juga gas lain seperti CO2, O2, N2, H2S, bahkan helium. Namun jumlah gas-gas ini sangat langka dan jumlahnya sedikit.

Proses pembentukan minyak mentah

Setidaknya terdapat beberapa teori proses terbentuknya minyak ini, yaitu:

1. Teori Biogenetik

Berdasarkan teori biogenitik atau organik, disebutkan bahwa minyak mentah ini terbentuk dari beraneka ragam binatang dan tumbuh-tumbuhan yang mati dan tertimbun di bawah endapan lumpur.

Endapan ini kemudian dihanyutkan oleh arus sungai menuju laut, akhirnya mengendap di dasar lautan dan tertutup lumpur dalam jangka waktu yang lama, ribuan dan bahkan jutaan tahun.

Akibat pengaruh waktu, temperatur tinggi, dan tekanan lapisan batuan di atasnya, maka binatang serta tumbuh-tumbuhan yang mati tersebut berubah menjadi bintik-bintik dan gelembung minyak atau gas.

2. Teori Anorganik

Berdasarkan teori anorganik, disebutkan bahwa minyak mentah ini terbentuk akibat aktivitas bakteri. Unsur-unsur oksigen, belerang, dan nitrogen dari zat-zat organik yang terkubur akibat adanya aktivitas bakteri berubah menjadi zat seperti minyak yang berisi hidrokarbon.

3. Teori Duplex

Terakhir ada teori duplex. Teori yang satu ini merupakan perpaduan dari dua teori sebelumnya. Teori ini pun sudah banyak diterima oleh kalangan luas, yang mana diperkirakan bahwa minyak ini berasal dari materi hewani dan gas bumi berasal dari materi nabati.

Akibat perjalanan waktu yang mencapai jutaan tahun, temperatur, dan tekanan, membuat endapan lumpur ini berubah menjadi batuan sedimen. Batuan lunak yang berasal dari lumpur mengandung bintik-bintik minyak dikenal sebagai batuan induk.

Pemanfaatan minyak bumi

Selain dikenal sebagai bahan baku pembuatan bahan bakar kendaraan, manfaat minyak bumi ternyata ada sangat banyak, diantaranya:

1. LPG

Minyak mentah ini juga mengandung unsur hidrokarbon ringan. Dimana salah satu manfaatnya sering diolah sebagai LPG, yaitu gas bahan bakar untuk memasak. Gas cair atau LPG terbentuk dari gas alam dan dapat berasal dari olahan minyak mentah yang memiliki nilai tinggi.

2. Kerosin atau minyak tanah

Minyak mentah ini juga sering diolah menjadi kerosin atau lebih dikenal dengan nama minyak tanah. Dahulu, minyak tanah banyak digunakan masyarakat Indonesia untuk menyalakan api dan pembuatan arang dalam memasak.

3. Bahan Konstruksi

Manfaat lainnya yaitu sebagai bahan dasar produksi. Pada dasarnya sejumlah senyawa pada minyak mentah ini digunakan sebagai bahan pembuatan atap, cat, aspal, pipa, alumunium, baja, besi dan sebagainya.

4. Bahan Serat

Tak banyak yang menyadari, minyak ini kerap dimanfaatkan sebagai bahan serat seperti rayon, polyester, nilon, hingga bahan tekstil sintetis. Kemudia bahan serat ini nantinya dimanfaat untuk membuat pakaian yang kita kenakan sehari-hari.

5. Bahan Keperluan Medis

Komponen hidrokarbon minyak bumi juga dapat dimanfaatkan untuk keperluan medis khususnya untuk membuat produk obat, alat pelindung, alat keamanan tenaga medis, dan produk pembersih.

Baca Juga: Minyak Bumi, Sumber Kekayaan Alam yang Berperan Penting Dalam Kehidupan
Rusia Kembali Alirkan Gas ke Eropa Setelah Perawatan Pipa Selama 10 Hari

6. Produk Kecantikan

Minyak mentah ini juga digunakan sebagai bahan produk kecantikan, seperti parfum, cat kuku, make up, pewarna rambut, sabun mandi, sikat gigi, dan lainnya.

7. Pembangkit Listrik

Diketahui minyak mentah ini akan menghasilkan sumber panas berupaka tenaga uap untuk pengolahan pembangkit listrik. Tenaga uap ini kemudian dibantu proses penggerakan turbin untuk dapat menjalankan perangkat elektronik yang memerlukan daya listrik.

Video Terkait