Heboh Antrean Panjang Pertalite di SPBU, Pertamina Angkat Bicara

Antrean Panjang Mengisi Bahan Bakar di SPBU. (Sariagri/Rifky Junaedi)

Penulis: Rashif Usman, Editor: Dera - Senin, 15 Agustus 2022 | 23:00 WIB

Sariagri - Baru-baru ini beredar video antrean panjang pertalite di beberapa SPBU, salah satunya di SPBU Kapuk, Jakarta Utara pada Sabtu (13/8). Video tersebut diunggah melalui akun Instagram @jakarta.terkini.

Menanggapi hal itu, Area Manager Communication, Relations & CSR, Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat Eko Kristiawan mengatakan bahwa antrean panjang tersebut terbilang normal. Namun disisi lain ia mengungkapkan bahwa memang ada peningkatan konsumsi dan keterlambatan pengiriman.

"Itu antrian normal saja, kalau kita mengisi BBM kan memang gantian ya mengisinya. Setelah yang diposisi depan selesai, yang dibelakangnya maju untuk mengisi,"ujar Eko kepada Sariagri melalui pesan singkat.

"Tapi begini, memang ada peningkatan konsumsi Pertalite. Dalam minggu lalu juga sempat ada keterlambatan pengiriman, namun sudah berangsur normal," tambahnya.

Warga Tak Perlu Khawatir Soal Stok Pertalite

Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) berkualitas dan ramah lingkungan serta yang sesuai dengan spesifikasi mesin kendaraan, seperti Pertamax Series dan Dex Series.

"Apabila membutuhkan informasi mengenai produk dan layanan dapat menghubungi call center 135," ucapnya.

Eko juga menegaskan bahwa hingga kini stok Pertalite masih aman. Oleh karenanya, ia meminta kepada masyarakat untuk tidak perlu khawatir dengan stok Pertalite yang ada saat ini.

Baca Juga: Heboh Antrean Panjang Pertalite di SPBU, Pertamina Angkat Bicara
Viral Video Mobil Kepresiden RI Isi Bensin Pakai Jeriken, Begini Penjelasan Dibaliknya

"Untuk stok (Pertalite) aman dan masyarakat tidak perlu khawatir," pungkasnya.

Sontak unggahan tersebut pun viral dan berhasil menyita perhatian warganet. Tak sedikit pula warganet yang ikut berkomentar.

"Di tempat gue Pertamax dan Pertalite kosong cuma yang ready Pertamax Turbo," ujar warganet.

"Mau tidak mau kita jadi beli Pertamax," timpal warganet lainnya.

Video Terkait