Cina Akan Percepat Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air dan Nuklir

Ilustrasi pembangkit listrik. (Foto: Pixabay)

Editor: Putri - Selasa, 23 Agustus 2022 | 20:30 WIB

Sariagri - Pejabat tinggi energi Cina menyerukan penambahan lebih banyak kapasitas pembangkit listrik dan jaringan lintas provinsi. Hal tersebut disampaikan saat Provinsi Sichuan bergulat dengan kekeringan parah yang memicu pemadaman listrik dan ditutupnya pabrik-pabrik di wilayah tersebut.

Mengutip Bloomberg, Selasa (23/8/2022), Administrasi Energi Nasional mengakui tantangan pasokan listrik yang disebabkan oleh cuaca ekstrem dan kurangnya pembangkit listrik tenaga air. Badan tersebut berjanji untuk memastikan keseimbangan pasokan dan permintaan listrik pada 2025.

Cina juga akan mempercepat proyek pembangkit listrik tenaga air dan nuklir, sambil mendorong lebih banyak jalur transmisi di seluruh provinsi. Pemerintah Cina juga akan memperluas kapasitas energi terbarukan seperti angin dan matahari dalam beberapa tahun ke depan.

Provinsi Sichuan, yang bergantung pada tenaga air untuk 82 persen pembangkit listriknya, mengalami kekeringan terburuk dalam lebih dari setengah abad. Di daerah tersebut, suhu melonjak di atas 40 derajat Celsius.

Sichuan telah mengaktifkan tanggap darurat tertinggi dan memerintahkan penghentian kegiatan industri yang berdampak pada pasokan suku cadang mobil dan bahan utama. Provinsi ini merupakan pusat produksi utama untuk polysilicon yang digunakan dalam panel surya dan bahan kimia lithium.

Lithium biasanya digunakan dalam baterai untuk kendaraan listrik. Harga bahan kimia tersebut sudah meroket jauh sebelum kekeringan karena permintaan transisi energi yang kuat.

Sekitar 5.000 hingga 7.000 ton produksi lithium terpengaruh saat ini. Jika gangguan pasokan listrik berlanjut lebih lama, hal itu dapat memaksa produsen pembuat baterai mengurangi produksi, kata analis Rystad Energy Susan Zou dalam wawancara dengan Bloomberg Television.

Baca Juga: Cina Akan Percepat Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air dan Nuklir
Krisis Listrik di Sichuan Cina Sebabkan Kerugian Besar Banyak Produsen

"Bahkan jika tidak ada perpanjangan pemadaman listrik lebih lanjut mulai Jumat, produsen lithium mungkin tidak dapat segera melanjutkan operasional penuh," katanya.

Kekeringan di Provinsi Sichuan dan gelombang panas yang meningkatkan permintaan AC, melemahkan pembangkit listrik tenaga air dan mengeringkan waduk di sepanjang Sungai Yangtze.

Video Terkait