BBM Pertalite Akan Dihapus Pemerintah Tahun Depan

Pertalite sulit ditemukan di sejumlah SPBU di Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat lebih dari sepekan terakhir. (Sariagri/Rifky Junaedi)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Senin, 12 September 2022 | 20:15 WIB

Sariagri - Pemerintah akan menghapus penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan nilai oktan (Research Octane Number/RON) rendah di bawah jenis bensin Pertalite (RON 90), seperti bensin Premium (RON 88) dan Revvo 89 (RON 89) mulai 1 Januari 2023 mendatang.

Menurut Sekretaris Jenderal Dewan Energi Nasional (DEN) Djoko Siswanto aturan Bahan Bakar Minyak (BBM) ramah lingkungan sudah tertuang dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Permen LHK) Nomor 20 Tahun 2017.

"Ini menuju BBM yang lebih bersih, itu ada target-targetnya, seperti penggunaan biofuel, bio avtur, dan juga kendaraan listrik. Jadi yang ada di dalam peta jalan Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) dan Kebijakan Energi Nasional (KEN) termasuk volume-volumenya," kata Djoko dalam acara daring Energy Corner, Senin (12/9/2022).

Menurutnya, berdasarkan RUEN dan KEN, pemerintah menetapkan beberapa strategi, salah satunya seperti target penggunaan kendaraan listrik dan kendaraan berbahan bakar nabati.

Sebelumnya, hal itu dinyatakan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang akan melarang penjualan BBM oktan rendah mulai 31 Desember 2022.

Direktur Pembinaan Usaha Hilir Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Soerjaningsih membenarkan kabar tersebut. Namun belum jelas secara detil terkait rencana kebijakan tersebut.

Baca Juga: BBM Pertalite Akan Dihapus Pemerintah Tahun Depan
Harga Barang Bakal Melonjak 13 Persen Imbas Kenaikan BBM

"Betul," kata Soerjaningsih.

Sementara itu, Ketua Komisi VII DPR Sugeng Suparwoto menilai bahwa pemerintah telah sepakat untuk menggunakan BBM ramah lingkungan. Hal itu tertuang dalam Permen LHK Nomor 20 Tahun 2017 tentang Penerapan Bahan Bakar Standar Euro 4, dengan BBM berstandar Euro 4, maka seharusnya BBM yang beredar di publik yaitu bensin yang memiliki RON 95-98.

"Jadi kalau hari ini lambat laun RON 88 sudah dihapus itu dan Pertalite RON 90 dan bahkan di Permen LHK Pertamax itu bahkan dihapus ditingkatkan lagi Euro 4 yakni RON 95 atau 98," pungkas Sugeng.

Video Terkait