Terungkap! Ini Alasan Kenapa Pertamina Wajibkan Beli BBM Pakai Aplikasi

Ilustrasi SPBU Pertamina (Wikimedia)

Penulis: Rashif Usman, Editor: Reza P - Selasa, 13 September 2022 | 17:30 WIB

Sariagri - Pertamina menyatakan bahwa pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) berbasis aplikasi MyPertamina untuk mencegah kendala distribusi. Seperti halnya yang terjadi pada antrean panjang di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Bengkulu yang kemungkinan besar disebabkan karena banyak masyarakat belum mendaftar di aplikasi 'My Pertamina.

Manager SPBU KM 6,5 Kota Bengkulu, Surya Darnawan di Kota Bengkulu mengatakan banyaknya warga yang belum mendaftar aplikasi My Pertamina menjadi penyebab antrean panjang di SPBU. "Antrean terjadi sejak beberapa waktu lalu dan penyebabnya karena warga belum terdaftar di aplikasi My Pertamina," kata Surya, Selasa (13/9).

Menurutnya, antrean kendaraan di SPBU menjadi kurang kondusif lantaran banyak masyarakat yang baru mulai mendaftar di aplikasi My Pertamina. Sebab saat ini pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis solar dan pertalite bagi kendaraan roda empat wajib menggunakan aplikasi.

Baca Juga: Terungkap! Ini Alasan Kenapa Pertamina Wajibkan Beli BBM Pakai Aplikasi
Ojol: Pendapatan Sama, Cuma Isi BBM 20 Ribu Sekarang Bisa 50 Ribu Sehari

"Hal tersebut dilakukan oleh pemerintah pusat agar penyaluran BBM subsidi tepat sasaran," ujarnya.

Tak hanya itu, panjangnya antrean di SPBU dikarenakan harga eceran BBM mengalami kenaikan yaitu Rp12 ribu hingga Rp13 ribu per liter.

Disisi lain, salah satu supir angkot Amron mengaku bahwa dirinya mengalami kesulitan saat mendaftar di aplikasi My Pertamina.

"Saya tidak memiliki ponsel yang mendukung menjadi alasan dirinya belum mendaftar di aplikasi," kata Amron.