Batasi Mobil Beli Pertalite 120 Liter per Hari, Pengemudi: Kebijakan Aneh

Ilustrasi indikator BBM. (Freepik)

Editor: Reza P - Minggu, 18 September 2022 | 09:00 WIB

Sariagri - Implikasi naiknya harga bahan bakar minyak (BBM) khususnya yang bersubsidi membuat pemerintah dan seluruh jajaran terkait mengeluarkan sejumlah kebijakan, salah satunya adalah melakukan pembatasan penggunaan. 

PT Pertamina (Persero) tengah menguji coba pembatasan konsumsi BBM bersubsidi jenis pertalite. Kendaraan roda empat hanya bisa membeli 120 liter per hari. Uji coba ini telah terlaksana sejak 1 September 2022 lalu.

Namun kebijakan pembatasan konsumsi ini dianggap sejumlah pihak tidak tepat dan efektif. Para pengguna kendaraan roda empat khususnya pengemudi taksi online tidak ada yang mengisi BBM pertalite hingga 120 liter per hari.

“Ya paling sehari cuma 15 liter. Itu aja udah seharian keliling bawa penumpang. Paling banyak 20 liter saya pernah sehari. Itu juga dari pagi sampai malam saya narik,” ungkap Eko, pengendara taksi online, Sabtu (17/9).

Eko yang sudah 6 tahun menekuni pekerjaan sebagai pengemudi taksi online ini menjelaskan jika kebijakan pembatasan pembelian BBM pertalite ini kurang efektif. Pasalnya, tidak akan ada kendaraan roda empat yang akan menggunakan BBM hingga 120 liter dalam satu hari.

“Ada mungkin yang keluar kota, tapi masa sampai 120 liter kayaknya nggak deh. Saya aja sehari bisa 6 sampai 7 orderan kalau nggak salah hitung cuman habis 10 liter,” paparnya.

Eko menambahkan jika kebijakan pembatasan itu tidak berpengaruh kepada para pengguna kendaraan roda empat yang masih menggunakan BBM pertalite.

“Menurut saya sia-sia sih. Tidak ada efeknya juga,” tegasnya.

Pendapat senada juga disampaikan pengemudi mobil pribadi. Pembatasan ini dinilai aneh dan tidak tahu maksud dan tujuannya.

“120 liter itu banyak loh. Masa ada yang isi BBM sampai 120 liter per hari. Rasanya tidak ada ya. Apalagi mobil yang untuk aktivitas harian harusnya lebih irit dalam penggunaan BBM ya,” ujar Oki pengguna mobil Avanza.

“Ini aneh ya kebijakannya, sebenarnya saya juga baru tahu. Kurang jelas juga maksud dan arah tujuan pembatasannya. Seharusnya ada kebijakan yang lebih konkrit lagi jika ingin ngebatasin pemakaian pertalite,” sambungnya.

Baca Juga: Batasi Mobil Beli Pertalite 120 Liter per Hari, Pengemudi: Kebijakan Aneh
Terungkap! Ini Alasan Kenapa Pertamina Wajibkan Beli BBM Pakai Aplikasi

PT Pertamina Patra Niaga, Sub Holding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero) melakukan pembatasan untuk uji coba sistem dan infrastruktur inni namun belum menjadi bagian resmi ketentuan pembatasan.

Adapun pembatasan penyaluran BBM bersubsidi ini masih menunggu ketentuan resmi yang tertuang dalam revisi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 191 Tahun 2014. Pembatasan penyaluran nantinya memanfaatkan aplikasi MyPertamina.

Video Terkait