Mulai Terendus, Ini Modus-modus Penyelewengan BLT BBM di Daerah

Ilustrasi uang. (pixabay)

Editor: Dera - Jumat, 23 September 2022 | 18:15 WIB

Sariagri - Dugaan penyelewengan bantuan langsung tunai (BLT) bahan bakar minyak (BBM) di berbagai daerah mulai terendus oleh anggota DPR RI. 

Misalnya saja kasus yang baru-baru ini viral di media sosial, di mana dalam video tersebut menunjukan adanya pemotongan alias 'sunat' BLT BBM sebesar Rp20.000/orang yang dilakukan oleh istri salah satu perangkat Desa Sumberejo, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Adapun modus lain yang digunakan di daerah lain yaitu pembagian BLT BBM yang diselipkan dalam acara kegiatan gerak jalan, di mana uang BLT BBM wajib dibelanjakan di toko tertentu yang telah diperintahkan oleh oknum terkait.

Fenomena itu pun langsung menjadi sorotan publik dan menimbulkan keresahan di mata masyarakat, lantaran program BLT BBM riskan penyelewengan dan rentan disalahgunakan. 

Baca Juga: Mulai Terendus, Ini Modus-modus Penyelewengan BLT BBM di Daerah
Fenomena 'Sunat' BLT BBM di Tengah Penderitaan Rakyat Kecil

Melihat hal tersebut, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily langsung angkat bicara dan mendesak Kementerian Sosial,  Pemerintah Daerah, Dinas Sosial, serta Kepolisian untuk mengusut dugaan kasus pemotongan BLT BBM.

“Harus ditndak tegas pihak-pihak yang melakukan pemotongan dana BLT BBM dengan memberikan sanksi berat,” tegas Ace Hasan Syadzily dalam keterangannya. 

Video Terkait