Modal Rp500 Ribu! Pelajar Ini Ubah Motor BBM Menggunakan Bahan Bakar Gas

Motor menggunakan bahan bakar gas. (Sariagri/Arief L)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Selasa, 27 September 2022 | 18:15 WIB

Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) mendorong sekelompok pelajar di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) PGRI 2 Bondowoso, Jawa Timur untuk berinovasi. Mereka mengubah sistem operasional kendaraan bermotor dari BBM menjadi Berbahan Bakar Gas (BBG).

Momen mencoba kendaraan menggunakan bahan bakar gas, digelar dalam sebuah acara launching. Pada kesempatan itu dihadiri Wakil Bupati Bondowoso, Irwan Bahtiar Rahmad.

Wabup Irwan, tak hanya kagum dengan motor BBG karya anak bangsa, namun ia juga mendukung untuk dimulainya produksi massal sepeda motor masa depan tersebut.

“Dengan ini saya nyatakan produksi sepeda motor BBG dimulai, karena memiliki banyak kelebihan dibandingkan motor BBM yang ada saat ini,” ujar Wabup Irwan seraya mengetuk mikrofon tanda dimulainya launching motor BBG disaksikan Sariagri, Selasa (27/9/2022).

Irwan  menilai karya siswa SMK PGRI 2 Bondowoso, telah berhasil merekayasa motor berbahan bakar gas sebagai terobosan kendaraan masa depan.

“Ini boleh dibilang jawaban dan solusi, bagi masyarakat atas kelangkaan dan mahalnya harga bahan bakar minyak,” paparnya.

Kendati demikan, imbuhnya, diharapkan karya ini tidak lekas membuat para siswa cepat puas dan tetap harus semakin semangat untuk membuat karya lainnya.

“Jika dalam uji coba keamanan dan kelayakan, bisa dinyatakan lolos nantinya. Pemda tentu akan memberikan reward, berupa tambahan modal kepada pihak sekolah. Harapannya mereka dapat memproduksi lebih banyak karya,” bebernya.

Guna meyakinkan Wabup Bondowoso dan undangan yang hadir, para siswa ini melakukan test drive dan memberi kesempatan pihak lain untuk juga mencobanya.

Menurut Rahmad Rosidi, Ketua Mekanik SMK PGRI 2 Bondowoso, sepeda motor BBG diklaim lebih irit dibandingkan menggunakan bahan bakar minyak.

“Dengan menggunakan bahan bakar gas ini, selain lebih irit, mesin juga lebih halus,” ujarnya.

Motor matic yang telah didesain sedemikian rupa ini, lanjutnya, bisa memakai dua bahan bakar gas dan minyak.

“Untuk satu tabung gas saja, jarak yang dapat ditempuh bisa mencapai 500 kilometer,” kata dia.

Uji coba motor berbahan bakar gas. (Sariagri/Arief L)
Uji coba motor berbahan bakar gas. (Sariagri/Arief L)

Modal Rp500 Ribu untuk Mengubah Motor BBM dengan Bahan Bakar Gas

Rahmad menjelaskan untuk modifikasi satu unit sepeda, biaya yang diperlukan juga terbilang cukup murah hanya berkisar Rp300.000 sampai Rp500.000.

“Sistem kerja dari motor BBG ini hanya butuh modifikasi atau penambahan kompresi pada motornya. Mengingat oktan dari gas lebih tinggi jika dibandingkan dengan bbm, termasuk pertamax turbo,” tuturnya.

Menurut rahmat, terdapat beberapa alat tambahan yang dibutuhkan, untuk beralih menggunakan bahan bakar gas seperti tabung gas, regulator, selenoid atau kran otomatis serta sejumlah bahan lainnya.

“Bahan-bahan atau alat-alat yang dibutuhkan untuk memodifikasi motor BBM ke BBG hanya membutuhkan solenoid, tabung gas elpiji ukuran 3 kg, selang untuk saluran gas ke alat injeksi motor, regulator, converter dan modifikasi ruang bakar pada mesin,” bebernya

Uniknya, selain gas elpiji, motor ini juga dapat dioperasikan menggunakan gas portable dengan ukuran lebih kecil.

“Ini aman sih, sudah saya coba juga dengan kondisi gas bocor,” pungkasnya.

Video Terkait



Baca Juga: Modal Rp500 Ribu! Pelajar Ini Ubah Motor BBM Menggunakan Bahan Bakar Gas
Rusia Umumkan Wajib Militer, Harga Minyak Bergerak Lebih Tinggi