Penumpang TransJakarta Meningkat Pasca Kenaikan Harga BBM

Ilustrasi Transjakarta (Wikimedia)

Penulis: Rashif Usman, Editor: Reza P - Kamis, 29 September 2022 | 12:30 WIB

Sariagri - PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) mengalami kenaikan jumlah penumpang pasca kenaikan harga BBM sejak awal September lalu. Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan Transjakarta, Anang Rizkani Noor menyampaikan, kenaikan jumlah pelanggannya meningkat 10 persen dalam waktu satu bulan ke belakang.

"Penambahan jumlah pelanggan membuktikan lebih banyak lagi warga yang menggunakan transportasi publik," katanya dalam keterangan, Kamis (29/9/2022).

Anang juga mengungkapkan bahwa melonjaknya tingkat jumlah pelanggan Transjakarta secara tak langsung bisa mengurangi emisi karbon yang dikeluarkan kendaraan bermotor pribadi. "Dengan begitu secara tidak langsung telah berkontribusi pada pengurangan emisi karbon," ujarnya.

Anang menyatakan bahwa terjadinya lonjakan jumlah pelanggan ini juga dipengaruhi oleh perluasan jangkauan layanan bus TransJakarta. Contohnya, pembukaan rute-rute baru, penambahan jam layanan, waktu operasional serta penambahan jumlah armada.

"Meski harga BBM naik, tarif TransJakarta tetap Rp 3.500 untuk seluruh layanan koridor maupun non koridor, Rp 0 untuk layanan Mikro Trans dan bus tingkat serta Rp 20 ribu untuk layanan premium Royaltrans," ucapnya.

Baca Juga: Penumpang TransJakarta Meningkat Pasca Kenaikan Harga BBM
Jika Tidak Ada Promo, Layanan Ojol Siap-siap Ditinggalkan Pelanggan

Anang mengungkapkan, upaya ini sejalan dengan target Pemprov DKI Jakarta untuk menyediakan akses layanan transportasi umum hingga 95 persen dari cakupan wilayah.

"TransJakarta mendukung target tersebut dengan menambah dan memperluas akses bertransportasi bagi masyarakat. TransJakarta juga melakukan perpanjangan jam layanan operasional hingga 24 jam. Kemudahan ini semoga membantu mobilitas masyarakat," katanya.

Video Terkait