Mengenal 8 Jenis BBM di Indonesia dan Perbedaannya

Ilustrasi sejumlah kendaraan mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Pertamina di rest area kilometer 57 Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Jawa Barat. (Antara)

Editor: Reza P - Senin, 3 Oktober 2022 | 15:15 WIB

Sariagri - Perlu diketahui bahwa Pertamina memiliki delapan produk bahan bakar minyak (BBM). Namun untuk memilih jenis BBM yang akan digunakan, kita harus paham jenis kendaraan.

Setiap jenis BBM memiliki perbedaan harga dan nilai oktan. Bahkan ada juga jenis BBM yang merupakan subsidi dan dikhususkan untuk orang yang membutuhkan. 

Jadi apa saja jenis BBM yang ada di Indonesia? Mengutip laman MyPertamina, berikut delapan jenis BBM dan perbedaannya.  

1. Pertamax 

Saat ini BBM jenis Pertamax mengalami penurunan. Semula harga satu liter BBM Pertamax adalah Rp14.500 dan turun menjadi Rp13.900. 

BBM jenis Pertamax memiliki nilai oktan 92 dan sudah standar internasional. Menurut Pertamina, Pertamax direkomendasikan untuk kendaraan yang memiliki kompresi 10:1 sampai 11:1. 

Selain itu, bensin jenis ini juga sudah termasuk jenis bensin yang ramah lingkungan. Pembuangan gas emisi dari bahan bakar Pertamax memiliki karbon lebih sedikit.

2. Pertamax Racing 

Pertamax Racing merupakan bensin yang sudah diakui federasi balap internasional. Nilai oktan dari Pertamax Racing adalah minimal 100. 

Pihak Pertamina mengatakan bahwa Pertamax Racing membuat mesin menjadi lebih responsif, stabil, dan memiliki daya tahan tinggi, serta ramah lingkungan. Bahan bakar ini diperuntukkan kendaraan balap dan kendaraan yang memiliki kompresi mesin lebih tinggi dari 13:1.

3. Pertamax Turbo

Pertamax Turbo merupakan bahan bakar yang memiliki nilai oktan 98. BBM ini dikembangkan oleh Pertamina dan Lamborghini.  Penggunaan BBM ini direkomendasikan untuk kendaraan dengan kompresi 11:1 hingga 13:1. Pertamax Turbo dan cocok untuk kendaraan tipe sport. 

BBM Pertamax Turbo bisa meningkatkan akselerasi dan kecepatan kendaraan serta menyempurnakan pembakaran pada mesin. BBM ini juga memiliki emisi yang lebih ramah lingkungan.

4. Pertamina Dex

Pertamina Dex dikhususkan untuk mesin diesel dan memiliki cetane number tertinggi 53 ppm. Hal tersebut membuat Pertamina Dex diklaim dapat menjaga kekuatan mesin dan memiliki standar Euro 4. 

5. Dexlite 

Dexlite juga merupakan pilihan terbaik untuk kendaraan dengan mesin disesel. Pada kendaraan diesel, Dexlite dapat memberikan jarak tempuh hingga 20 kilometer setiap liternya. 

Angka Cetane dari Dexlite adalah minimal 51 dan mengandung Sulfur maksimal 1200. Artinya BBM Dexlite menghasilkan emisi ramah lingkungan dan pemakaian yang irit. 

6. Pertalite 

Pertalite merupakan BBM dengan nilai oktan 90 dan BBM subsidi yang pembakarannya lebih baik dari pendahulunya, BBM Premium. Dengan demikian, kendaraan dapat menempuh jarak lebih jauh. 

7. Solar

Solar adalah bahan bakar untuk kendaraan dengan mesin diesel. Solar memiliki angka cetane 48 dan biasanya digunakan oleh kendaraan berteknologi lama. Kendaraan ini biasanya digunakan untuk angkutan umum seperti bus dalam kota.

Baca Juga: Mengenal 8 Jenis BBM di Indonesia dan Perbedaannya
Batasi Mobil Beli Pertalite 120 Liter per Hari, Pengemudi: Kebijakan Aneh

8. Premium 

Premium adalah bensin dengan oktan 88 yang diproduksi sesuai Keputusan Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Np.3674/K24/DJM/2006 tanggal 17 Maret 2006 tentang Spesifikasi Bahan Bakar Minyak Jenis Bensin 88.

Peredaran BBM Premium saat ini sangat jarang, bahkan perlahan menghilang. Selain itu, Premium dinilai memiliki banyak kekurangan seperti membuat mesin dengan cc tinggi cepat rusak dan tidak ramah lingkungan. 

Video Terkait