Warning! Kenaikan Harga BBM Sebabkan Harga Barang Lain Ikut Melonjak

Ilustrasi SPBU. (Antara)

Penulis: Rashif Usman, Editor: Reza P - Senin, 3 Oktober 2022 | 17:15 WIB

Sariagri - Badan Pusat Statistik melaporkan kenaikan inflasi tahunan pada September tercatat 5,95 persen. Sementara, inflasi bulanan tembus mencapai 1,17 persen. Kepala BPS Margo Yuwono menyampaikan, penyumbang inflasi terbesar adalah kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang dilakukan pemerintah sejak awal September lalu.

"Inflasi kita 5,95% kenaikan tertinggi untuk komponen energi itu di September 16,48% dimana Agustus hanya 5,18%," ucap Kepala BPS Margo Yuwono saat konferensi pers, Senin (3/10).

Dalam rinciannya, komoditas bensin memberikan andil inflasi secara year on year (yoy) sebesar 1,13 persen. Sementara inflasi komoditas satu ini mencapai 31,9 persen. Selanjutnya untuk solar memberikan andil inflasi secara tahunan 0,04 persen. Adapun inflasinya sendiri pada September solar memberikan sumbangsih sebesar 33,01 persen.

Baca Juga: Warning! Kenaikan Harga BBM Sebabkan Harga Barang Lain Ikut Melonjak
BPS Beberkan Dampak Harga BBM Subsidi Naik, Apa Saja ya?

Margo mengungkapkan, kenaikan harga BBM bensin dan solar memberikan dampak pada komponen lainnya. Mulai dari angkutan dalam kota yang mengalami kenaikan tarif menyebabkan inflasi sebesar 24,36 persen dan andil 0,10 persen. Kemudian Angkutan udara juga alami kenaikan 49,66 persen dan andil inflasi 0,39 persen.

Lebih lanjut, Margo mengatakan ada dampak lainnya dari kenaikan harga BBM, mulai dari bahan bakar rumah tangga, tarif angkutan antar kota, tarif kendaraan roda 2 online dan tarif kendaraan roda 4 online.

"Beberapa dampak itu dari kenaikan BBM ini memberi tekanan terhadap angkutan," jelasnya.

Video Terkait