Inflasi Lompat Tinggi Akibat Kenaikan Harga BBM

Ilustrasi indikator BBM. (Freepik)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Selasa, 4 Oktober 2022 | 11:00 WIB

Sariagri - Badan Pusat Statistik (BPS) melansir inflasi dari komponen energi melonjak naik tiga kali lipat pada September 2022. Hal ini diakibatkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Kepala BPS Margo Yuwono menyebut inflasi komponen energi pada Agustus hanya 5,48 persen. Namun, pada September menjadi 16,48 persen.

"Inflasi kita 5,95 persen (yoy), kenaikan tertinggi inflasinya adalah untuk komponen energi. Energi itu pada September mencapai 16,48 persen. Jadi, tertinggi lompatannya pada komponen energi inflasi kita," ujarnya.

Sementara itu, andil inflasi terbesar kedua berasal dari kelompok bahan makanan sebesar 8,69 persen pada September. Namun, dibandingkan dengan Agustus yang sebesar 8,55 persen peningkatannya tidak terlalu besar.

"Bahan makanan juga ada inflasi pada September ini. Hanya saja dibandingkan dengan Agustus relatif tidak begitu banyak bergerak," terang dia.

Baca Juga: Inflasi Lompat Tinggi Akibat Kenaikan Harga BBM
BPS: Bensin Picu Inflasi 5,95 Persen pada September 2022

Kelompok bahan makanan tidak banyak berubah disebabkan oleh panen raya yang terjadi di sentra produksi. Sehingga suplai cukup dan beberapa harga pangan justru turun dan menyumbang deflasi.

"Ini mengapa kenaikan inflasi bahan makanan pada September ini tidak setajam kenaikan pada komponen energi," jelasnya.

Sementara itu, untuk andilnya ke inflasi secara tahunan yang sebesar 5,95 persen, bahan makanan tercatat sebesar 1,57 persen, dan energi sebesar 1,51 persen.

Video Terkait