Nelayan Kesulitan Dapat Solar, Pertamina Diminta Kawal Ketat Distribusi BBM

Ilustrasi nelayan sedang menjala ikan. (Foto: ANTARA)

Editor: Dera - Rabu, 25 Januari 2023 | 07:00 WIB

Sariagri - Anggota Komisi VII DPR RI, Diah Nurwitasari, menerima aspirasi Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kecamatan Sapeken, Sumenep, Madura, melalui platform virtual zoom pada Selasa (24/01).

Dalam pertemuan ini, nelayan di Kecamatan Sapekan mengeluhkan kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM), khususnya jenis solar dan pertalite, dan harga BBM di daerah mereka lebih mahal dibanding harga nasional yang ditetapkan Pemerintah.

Menanggapi keluhan tersebut, Diah menyatakan bahwa ia akan meminta Pertamina untuk melakukan pengawasan terhadap distribusi BBM ke wilayah Kecamatan Sapeken.

“Terkait dengan dugaan penyelewengan oleh Agen Premium dan Minyak Solar (APMS) dan sub-penyalur, kami akan lakukan pengawasan. Jika ada pelanggaran, tentu akan ditindak. Saya di Komisi VII akan berkoordinasi dengan Pertamina agar harus ada ketegasan apabila terdapat penyelewengan”, ujar Anggota DPR RI dari Dapil Jawa Barat II tersebut.

Baca Juga: Nelayan Kesulitan Dapat Solar, Pertamina Diminta Kawal Ketat Distribusi BBM
Nelayan Kesulitan Solar, Ketua MPR Minta KKP dan Pertamina Turun Tangan

Dalam pertemuan yang menghadirkan perwakilan Pertamina itu, Diah pun menyebut bahwa untuk mengurangi kelangkaan yang terjadi, HNSI akan dilibatkan dalam proses distribusi.

“Pertamina menawarkan untuk bekerja sama dengan organisasi masyarakat, termasuk HNSI, dalam proses penyaluran dan pengawasan dalam distribusi BBM penugasan, seperti Solar dan Pertalite. Hal ini nantinya perlu ditindaklanjuti dengan komunikasi yang lebih intens antara Pertamina dan nelayan”, pungkas Diah, seperti dilansir dari laman resmi Fraksi PKS.