Wali Kota Namie Tuntut TEPCO Bayar Kompensasi Kerusakan Reputasi Produk

Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Fukushima Daichi. (Foto: UN)

Editor: Arif Sodhiq - Selasa, 20 April 2021 | 23:00 WIB

SariAgri - Wali Kota Namie, Prefektur Fukushima, Jepang, Kazuhiro Yoshida menuntut Tokyo Electric Power Company Holdings Inc. (TEPCO) membayar kompensasi layak untuk setiap kerusakan reputasi produk lokal dari rencana pelepasan air radioaktif yang diolah dari Fukushima No.1 pembangkit nuklir ke laut.

Dilansir Nippon, Selasa (20/4/2021), Wali Kota Namie menyampaikan permintaan itu dalam pertemuan dengan Presiden TEPCO Tomoaki Kobayakawa di kantor pemerintah kota.

Pada pertemuan itu, Yoshida mendesak TEPCO untuk tidak menambah beban warga terdampak kecelakaan pembangkit nuklir pada Maret 2011. Perusahaan itu telah enam kali menolak proposal penyelesaian dalam prosedur penyelesaian sengketa di luar pengadilan dengan sekitar 15.000 warga kota.

"Pertama-tama, kami akan bekerja keras untuk mencegah kerusakan reputasi," ujar Kobayakawa pada konpers setelah pertemuan.

Baca Juga: Wali Kota Namie Tuntut TEPCO Bayar Kompensasi Kerusakan Reputasi Produk
Manfaatkan Thorium, Mahasiswa ITS Gagas Hidrogen Ramah Lingkungan

"Jika kerusakan seperti itu terjadi, kami akan meningkatkan upaya kami," tambahnya.

Sementara itu, Kepala TEPCO tidak memberikan jawaban jelas atas pertanyaan apakah akan dirinya akan bertemu dengan operator penangkapan ikan di Fukushima.

Sehari sebelumnya, dia mengatakan akan menepati janjinya kepada pelaku industri perikanan Fukushima untuk tidak akan membuang air olahan yang terakumulasi di PLTN dengan cara apapun tanpa persetujuan pihak terkait.

Video Terkait