Investor Asing Tertarik Olah Sampah jadi Energi Listrik untuk Penerangan

Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tanjungrejo Kabupaten Kudus, Jateng.(Antara/Akhmad Nazaruddin Lathif)

Editor: Arif Sodhiq - Jumat, 21 Januari 2022 | 21:30 WIB

Sariagri - Investor asing tertarik memanfaatkan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, sebagai bahan baku untuk diolah menjadi energi listrik untuk keperluan penerangan.

"Investor asing yang tertarik berasal dari Tiongkok. Tentunya, ketika benar-benar tertarik bisa menjadi salah satu solusi mengatasi permasalahan sampah di Kudus," ujar Bupati Kudus Hartopo, Jumat (21/1/2022).

Hartopo memperkirakan nilai investasinya bisa mencapai triliunan rupiah, ketika kerja sama dengan Tiongkok bisa direalisasikan. Untuk kepastiannya masih menunggu kelanjutan proses kerja samanya nanti.

Pemkab Kudus sudah ada nota kesepakatan atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan investor asal Tiongkok tersebut. Investor asing itu, nantinya juga akan menerjunkan tim untuk melakukan survei lokasi.

Untuk kebutuhan pengolahan, pihak investor juga membutuhkan lahan seluas 10 hektare, sehingga nantinya akan diperluas.

Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH) Kudus Agustinus Agung Karyanto menambahkan MoU dengan investor tersebut baru sekadar ada ketertarikan untuk memanfaatkan sampah sebagai bahan baku untuk diolah menjadi energi.

Baca Juga: Investor Asing Tertarik Olah Sampah jadi Energi Listrik untuk Penerangan
Pemkot Bandung Jajaki Pengolahan Sampah Jadi Batubara

"Kepastiannya serta teknis pengolahannya nanti menunggu hasil pembahasan dengan berbagai pihak terkait," ujarnya.

Dengan adanya investasi di TPA, maka sampah yang ada dimungkinkan akan berkurang karena dimanfaatkan untuk diolah menjadi energi, termasuk sampah dari masyarakat.

TPA Tanjungrejo dengan luas sekitar 5,25 hektare belum pernah ada perluasan, sedangkan saat ini kondisinya sudah penuh dan perlu penambahan lahan.

Video:

Video Terkait