Tarif Listrik Bakal Naik Tahun Ini, Pengamat: Memberatkan Masyarakat

Ilustrasi meteran listrik (Pixabay)

Penulis: Rashif Usman, Editor: Reza P - Sabtu, 16 April 2022 | 19:30 WIB

Sariagri - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif memberikan sinyal kenaikan tarif listrik di tahun ini. Ia mengatakan adanya penetapan kembali tarif penyesuaian imbas kenaikan harga minyak dunia saat rapat kerja dengan Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (13/4/2022).

Pengamat Kebijakan Publik Trubus Rahadiansyah mengatakan wacana pemerintah yang bakal menaikkan tarif listrik bisa memberatkan masyarakat. Sebab, pemerintah dinilai gagal dalam mengendalikan harga-harga seperti kebutuhan pokok yang terjangkau untuk masyarakat menengah kebawah.

"Jadi ini masyarakat kita baru terdampak COVID-19 2 tahun. Terus ketika COVID-19 melandai, pemerintah jor-joran membuat kebijakan untuk mencekik rakyat dan mengekspolitasi besar-besaran masyarakat untuk kepentingan negara," ujar Trubus kepada Sariagri melalui sambungan telefon.

Trubus menegaskan bahwa pemerintah seharusnya mencari solusi, seperti mengendalikan semua harga agar terjangkau oleh masyarakat. "Negara kan harusnya cari solusi, jadi jangan hanya solusi paling gampang kalau minyak goreng enggak ada ya dinaikkan. Kalau beras enggak ada ya impor aja, itu kan bukan cara pejabat publik," ucapnya.

Baca Juga: Tarif Listrik Bakal Naik Tahun Ini, Pengamat: Memberatkan Masyarakat
Harga BBM Bakal Naik, Pengamat: Belum Tepat, Pending Dulu

"Pemerintah harusnya mengendalikan semua harga terjangkau dulu, lalu ketika semua masyarakat sudah mapan baru dinaikkan. Jadi pemerintah sekarang harus berkorban untuk membuat masyarakat stabil terlebih dahulu," sambungnya.

Selain itu, Trubus mengatakan bahwa kini di tengah kenaikan harga seperti kebutuhan pokok bisa memunculkan benturan di masyarakat, sehingga muncul ketidakpercayaan masyarakat kepada pemerintah.

Video Terkait