PLN Manfaatkan Abu Sisa Pembakaran Batu Bara untuk Bedah Rumah Warga

PLN renovasi rumah warga dengan bahan sisa pembakaran batu bara PLTU Asam-asam. (Antara/Firman)

Editor: Arif Sodhiq - Selasa, 24 Mei 2022 | 10:45 WIB

Sariagri - PT PLN (Persero) menggalakkan pemanfaatan fly ash bottom ash (faba) atau abu sisa pembakaran batu bara Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Asam-asam, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan. Salah satunya untuk bahan baku merenovasi rumah seorang marbot setempat.

"Faba diolah sedemikian rupa menjadi batako, campuran semen dan material stabilisasi tanah yang kemudian digunakan untuk merenovasi rumah marbut Masjid Al Mujahidin di Desa Simpang Empat Sungai Baru, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut," kata Manager PLN UPK Asam-asam Dani Esa Windiarto.

Dia menjelaskan renovasi rumah marbot merupakan bentuk pelaksanaan program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) PLN. Proses bedah rumah dimulai sejak pertengahan Ramadan lalu dengan memanfaatkan 500 batako dari faba sebagai dinding rumah serta empat ton faba sebagai bahan aditif semen untuk proses konstruksi dan stabilisasi tanah.

“Dalam proses pembangunan, kami didukung oleh masyarakat sekitar secara swadaya dan gotong royong sehingga menghasilkan rumah yang layak huni,” kata Dani.

Dia memastikan kekuatan rumah yang menggunakan material berbahan faba akan kokoh. Kekuatan batako dapat mencapai 23,32 kg/cm2 mengacu SNI 03-0348-1989.

Dani berharap, pemanfaatan faba dapat semakin digalakkan selain sebagai salah satu bentuk komitmen PLN untuk mengedepankan lingkungan dalam proses bisnisnya.

Selain itu, pemanfaatan faba dapat menyejahterakan masyarakat dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar unitnya.

Sesuai regulasi yang tertulis dalam Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, faba tidak lagi dikategorikan sebagai limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) dan menjadi limbah non-B3 yang merupakan limbah yang tidak memiliki karakteristik B3 dan telah memenuhi ketentuan penggunaan minimal teknologi terbaik dan ramah lingkungan.

Baca Juga: PLN Manfaatkan Abu Sisa Pembakaran Batu Bara untuk Bedah Rumah Warga
Pemerintah Beri Sinyal Ada Kenaikan Tarif Listrik



Huderi, marbot yang menjadi penerima bantuan itu, mengaku bahagia karena kini rumahnya menjadi lebih nyaman dan layak huni.

“Sehari-hari saya biasa membersihkan dan merawat masjid yang berada di ring 1 PLTU Asam-asam. Hari ini saya dibantu rumah saya diperbaiki menggunakan faba, saya sangat senang dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PLN,” kata dia.

Video Terkait