Cina Diam-diam Beli Minyak dari Rusia dengan Harga Murah

Kilang minyak. (Hippopx)

Penulis: Rashif Usman, Editor: M Kautsar - Selasa, 24 Mei 2022 | 18:30 WIB

Sariagri - Cina diam-diam meningkatkan pembelian minyak dari Rusia dengan harga murah. Rusia menjual minyak dengan harga murah karena mengisi kekosongan pembeli Barat yang menghentikan pembelian sebagai sanksi atas Invasi Rusia ke Ukraina beberapa bulan lalu.

Cina meningkatkan pembelian minyak Rusia berselang satu bulan setelah mereka mengurangi pembelian minyak dari Rusia. Cina melakukan hal tersebut karena takut terlihat mendukung Moskow secara terbuka dan berpotensi membuat negaranya terkena sanksi.

Berdasarkan perkiraan dari Vortexa Analytics, impor minyak Rusia lintas laut Cina akan melonjak mendekati rekor 1,1 juta barel per hari (bph) pada Mei, naik dari 750.000 barel per hari pada kuartal pertama dan 800.000 barel per hari pada 2021.

Pembelian minyak Rusia tersebut dipimpin oleh perusahaan minyak Cina, International United Petroleum & Chemicals (Unipec) yang merupakan cabang perdagangan kilang minyak terkemuka di Asia, Sinopec Corp, bersama dengan perusahaan milik negara Zhenhua Oil.

Ketika diminta untuk konfirmasi, pihak Sinopec menolak berkomentar. Sementara Zhenhua dan Livna juga tidak menanggapi permintaan komentar. Perusahaan-perusahaan tersebut mengisi lubang yang ditinggalkan oleh pembeli barat setelah invasi Rusia ke Ukraina, yang disebut Rusia sebagai operasi militer khusus.

Vitol dan Trafigura, dua pedagang komoditas terbesar di dunia, menghentikan pembelian dari Rosneft, produsen minyak terbesar Rusia, menjelang aturan UE yang mulai berlaku pada 15 Mei kecuali pembelian "sangat diperlukan" untuk mengamankan kebutuhan energi UE.

“Situasi mulai berubah drastis setelah keluarnya Vitol dan Trafigura yang menciptakan kekosongan, yang hanya bisa diisi oleh perusahaan yang dapat memberikan nilai dan dipercaya oleh rekan-rekan Rusia mereka,” ujar salah satu pedagang Cina, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya, kepada Reuters.

Baca Juga: Cina Diam-diam Beli Minyak dari Rusia dengan Harga Murah
Harga BBM di AS Capai Rekor Tertinggi, Harga Minyak Naik 4 Persen

Harga rendah minyak Rusia, perbedaan spot sekitar $29 lebih murah per barel dibandingkan dengan sebelum invasi, menurut para pedagang itu adalah keuntungan bagi penyulingan Cina karena mereka menghadapi margin yang menyusut dalam ekonomi yang melambat. Harganya jauh di bawah pesaing barel dari Timur Tengah, Afrika, Eropa dan Amerika Serikat.

Cina secara terpisah menerima sekitar 800.000 barel per hari minyak Rusia melalui pipa di bawah kesepakatan pemerintah. Itu akan membawa impor Mei menjadi hampir 2 juta barel per hari, 15% dari keseluruhan permintaan China. Bagi Rusia, penjualan minyak membantu meredam pukulan terhadap ekonominya dari sanksi.

Video Terkait