Catat! Mobil Mewah Dilarang Gunakan Pertalite

Ilustrasi saat mobil isi bahan bakar (bbm). (Antara)

Editor: Putri - Rabu, 1 Juni 2022 | 13:30 WIB

Sariagri - Pemerintah menyusun aturan terkait ketentuan pembelian bahan bakar minyak (BBM). Aturan tersebut nanti melarang kendaraan mewah dilarang beli Pertalite.

Peraturan tersebut akan tertuang dalam revisi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 191 tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak (BBM).

Hal ini dilakukan agar penyaluran BBM jenis Pertalite, yang mana kini menjadi konsumsi sejuta umat di Indonesia, dapat digunakan oleh masyarakat yang berhak. Apalagi saat ini pertalite adalah Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP). Hal tersebut membuat produksi dan penyaluran pertalite diawasi pemerintah dan dapat disubsidi melalui pemberian kompensasi ke Pertamina.

Anggota Komite BPH Migas, Saleh Abdurrahman menjelaskan bahwa sejak Pertalite ditetapkan sebagai JBKP, maka volume Pertalite ini sudah ditetapkan sebesar 23,05 juta Kiloliter (KL) di tahun ini.

Memang nantinya ada aturan pemilik mobil mewah tidak boleh membeli BBM jenis pertalite. Namun karena masih proses revisi, masih belum ada detail mengenai tingkat kemewahan mobil yang dilarang menggunakan BBM pertalite.

Tak hanya kuota, harga Pertalite juga diatur oleh pemerintah. Hingga saat ini harga pertalite masih ditahan sehingga memiliki gap besar dibanding harga keekonomiannya.

Baca Juga: Catat! Mobil Mewah Dilarang Gunakan Pertalite
Harga Minyak Naik di Asia Setelah UE Sepakat Embargo Impor dari Rusia

Mengutip berbagai sumber, sebelumnya Dewan Energi Nasional (DEN) mengusulkan agar pembelian BBM jenis RON 90 atau pertalite hanya untuk sepeda motor dan angkutan barang. Hal tersebut dilakukan agar penggunaan bahan bakar bisa ditekan.

Pasalnya, sejak harga BBM jenis RON 92 atau Pertamax menjadi Rp12.500 per liter, masyarakat mulai beralih menggunakan BBM pertalite. Akibatnya, kuota BBM pertalite yang sudah ditetapkan oleh pemerintah pada tahun ini berpotensi jebol.

Video Terkait